Riksa Uji Hoist Crane adalah pengujian berkala atau baru pada alat yang bisa di sebut juga sebagai kereta Gantung, sebuah alat untuk mempermudah perkerjaan yang sulit dan tinggi. Alat ini biasa digunakan ketika bangunan hampir rampung atau 80% keatas. Biasanya digunakan untuk Mengecat / Memasang kaca Atau memperbaiki kesalahan pemasangan pada area atas. Selain mempermudah pekerjaan alat ini juga sangat mudah digunakan dan harus mempelajarinya terlebih dahulu.

Agar tidak terjadi kecelakaan kerja, maka sebelum pemakaian setiap Pesawat Angkat & Angkut (PAA) dan pengaman / perlengkapannya harus dilakukan pemeriksaan dan pengujian serta dioperasikan oleh seorang operator yang berkemampuan dan berketrampilan yang cukup serta dirawat dengan baik dan teratur.

Berdasarkan Undang-Undang No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan peraturan pelaksanaannya pada Permen No.4/MEN/85 tentang Pesawat Angkat dan Angkut (misal: forklift, backhoe, loaders, excavators, cranes), mewajibkan perusahaan mempunyai Ahli K3 agar pelaksanaan K3 di tempat kerja berjalan optimal.

MAKSUD DAN TUJUAN RIKSA UJI HOIST CRANE :

  1. Mencegah, mengurangi bahkan menghilangkan resiko kecelakaan kerja (zero accident), Mencegah terjadinya cacat/kematian pada tenaga kerja.
  2. Mencegah kerusakan tempat dan peralatan kerja, Mencegah pencemaran lingkungan dan masyarakat disekitar tempat kerja.
  3. Norma kesehatan kerja diharapkan menjadi instrumen yang menciptakan dan memelihara derajat kesehatan kerja.

TUJUAN DARI RIKSA UJI HOIST CRANE :

  1. Memenuhi persyaratan Peraturan Perundangan yang berlaku
  2. Menguji kelayakan Pesawat Angkat & Angkut
  3. Memeriksa dan menguji kekuatan konstruksi (Integritas Structur)
  4. Membuktikan Kestabilan dalam operasi
  5. Untuk mendapatkan Sertifikat / Ijin Pemakaian atau Re-sertifikasi (berkala)

DASAR HUKUM RIKSA UJI HOIST CRANE

  1. Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan
  2. 2.Permenaker No. 05/Men/1985 tentang Pesawat Angkat dan Angkut
  3. Permenaker No. 02/Men/1982 tentang Kualifikasi Juru Las di tempat Kerja
  4. Permenaker No. 09/Men/2010 tentang Kualifikasi dan Syarat-syarat Operator Keran Angkat
  5. Standard International (Pedoman)

RUANG LINGKUP RIKSA UJI HOIST CRANE

  1. Pemeriksaan Kelengkapan  Dokumen :

Data Umum

  • Pemilik
  • Alamat
  • Pemakai
  • Pengurus / Sub Kontraktor /
  • Penanggung jawab
  • lokasi unit
  • Nama Operator
  • Jenis Pesawat
  • Pabrik Pembuat
  • Merek / Type
  • Tahun Pembuatan
  • No. Seri / No. Unit
  • Kapasitas Angkat
  • Standard Yang Dipakai
  • Digunakan Untuk

Data Teknis

  • Spesifikasi Electro Motor, Spesifikasi Wire Rope
  • Spesifikasi Unit, Spesifikasi Engine
  • Lisensi K3 Operator
  • Surat Permohonan K3

2. Pemeriksaan visual :

  • Chasis
  • Powertrain
  • Sistem Hidrolik
  • Sistem Elektrik
  • Engine
  • Attachment

3. Pengukuran :

  • Wire Rope
  • Hook
  • Drum
  • Attachment

4. Analisa :

  1. Perhitungan Wire Rope :
    SWL dari wire rope
    Maksimal penyusutan
  2. Perhitungan Drum
    Diameter minimal
    Tebal minimal
    Panjang minimal
    Jumlah Alur minimal
  3. Perhitungan Batang Hooks
    Beban maksimal yang diizinkan pada Hooks
    Tinggi minimal mur yang diizinkan
    Kekuatan penampang kritis A-A
    Kekuatan penampang kritis B-B
  4. Daya minimal elektro motor
  5. Maksimal Defleksi Girder
  6. Perhitungan tali temali wire rope sling
    Tali temali tunggal
    90 derajat
    60 derajat
    45 derajat
    30 derajat

5. Pengujian Tidak Merusak :

  • Hook
  • Sambungan las-lasan sebagai tumpuan

6. Pengujian Operasional

  • Lifting
  • Lowering
  • Holding
  • Swing
  • Slewing
  • Brake
  • Traversing
  • Travelling
  • Erecting
  • Transmisi pengaturan kecepatan
  • Safety Device
  • Lampu
  • Klakson

7. Pengujian Beban

Dinamis

  • 25 %
  • 50 %
  • 75 %
  • 100 %

Statis

  • 110 %
  • Overhead Travelling Crane 125%

8. Pembuatan Laporan hasil Pemeriksaan dan Penguiian di Lapangan

9. Kesimpulan Hasil Pemeriksaan & Pengujian Bila Ditemukan Kelainan (Standar/Spesifikasi) dan Saran yang berhubungan dengan keselamatan, kesehatan Keria dan Lingkungan.

Sehubungan dengan hal tersebut Kami PT KARYA DERAS JAYA sebagai Group dari perusahaan PT. KARYA MASTER MANDIRI INDONESIA PJK3 yang ditunjuk oleh KEMENAKER RI untuk melakukan pemeriksaan dan pengujian serta memberikan Sertifikasi dan resertifikasi untuk alat-alat sebagai berikut :

  1. Uji Riksa Pesawat Angkat Angkut (PAA)
  2. Uji Riksa Pesawat Uap Bejana Tekan (PUBT)
  3. Uji Riksa Pesawat Tenaga Produksi (PTP)
  4. Uji Riksa Instalasi Listrik
  5. Proteksi Kebakaran
  6. Uji Riksa Eskalator dan Elevator

Utk Informasi Lebih Lanjut atau ada yang mau di Tanyakan Silahkan Hubungi ke Customer Service kami, dengan Click Contact US. atau Silahkan Chat Kami dengan Live Chat KDJ yg ada di bawah Page, atau Chat via WA kami Click..

Riksa Uji Hoist Crane
admin

Recent Posts

Bagian Utama Wheel Loader

Bagian Utama Wheel Loader - Wheel Loader  merupakan alat pemuat beroda karet (ban), penggunaannya hampir…

3 weeks ago

Prinsip Kerja Mesin Tanur

Prinsip Kerja Mesin Tanur (Pelebur Logam) - adalah suatu alat sejenis oven berukuran besar, berupa ruangan dengan penyekat termal yang dapat…

3 weeks ago

Jenis dan Cara Kerja Gondola

Jenis dan Cara Kerja Gondola adalah Gondola Temporery adalah Unit Gondola yang terdiri dari berbagai komponen yang dapat…

3 weeks ago

Jenis dan Prinsip Kerja Hoist Crane

Jenis dan Prinsip Kerja Hoist crane merupakan alat berat pengangkut atau pembawa barang yang memiliki tugas…

3 weeks ago

Cara Kerja Mobile Crane

Cara Kerja Mobil Crane adalah crane yang terdapat langsung pada mobil (Truck) sehingga dapat dibawa langsung pada pada…

3 weeks ago

Mengenal Komponen Alat Berat Excavator

Mesin Alat Berat - Excavator adalah alat berat yang terdiri dari lengan (arm), boom (bahu) serta…

3 weeks ago